Kamis, 18 September 2008

Langit Retak

Aku tertidur jauh
di bawah langit musim gugur yang keruh
Menggapai-gapai hatimu dengan asa yang tertutup
Hati yang terlampau patuh
Pada waktu yang berarus

Yang tak tertentang
adalah waktu
Yang dapat terhancur
adalah hati
Yang dilanggar
adalah janji

Yang kering
adalah airmata
... Yang rusak
....adalah
....diriku

Ingatan yang rusak merindu langit
yang diretakkan pepohonan yang tumbuh
Aku merindukan ketiadaannya
pada dunia dalam celah itu

Magelang, 12 September 2008

Tidak ada komentar: