Jumat, 04 Desember 2009

ima ~sekarang~

walau terus menghadap ke depan
walau terus mengingat
yang terlewat
tapi sungguh
hanya sekarang yang ada

walau terus menangis sesal
walau terus mengharap
tapi sungguh
hanya sekarang
di dalam hidupmu

masa yang sebenarnya
sekarang yang sebenarnya
saat ini pun
jangan lari dari
sekarang

Rendezvous

di tengah laut
di tengah gurun
yang terpikir hanyalah ingin bertemu
manusia yang lain

milyaran pasir pun
hanya merindu tetes air
bahkan tak peduli

laut raksasa
hanya menanti
hujan sekali lagi

terpikir olehku
mungkin kalau hanya
merindu jiwa yang dapat dilahap
itu dapat terkabul